SARI KURMA SAHIRA PELUANG USAHA BARU, PELUANG BISNIS BARU
Aug 11, 2010

Posted by admin in Artikel | 1 comment

AMALAN AMALAN RAMADHAN

AMALAN AMALAN RAMADHAN diantaranya adalah:

1. Amalan Ramadhan Shoum

Alloh swt berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ {183} أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةُ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرُُ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al Baqoroh [2] : 183-184)

Adab-adabnya :

a. Niat

مَنْ لَمْ يُجْمِعْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Barangsiapa yang tidak menekadkan niat shoum sebelum fajar, maka tidak sah shoumnya“. (Hr. At Tirmidzi : 662)

b. Sahur dan mengakhirkannya.

Rosululloh saw bersabda :

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat barokah“. (Hr. Al Bukhori : 1789 dan Muslim : 1835)

Rosululloh saw bersabda

لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْإِفْطَارَ وَأَخَّرُوا السُّحُورَ

Umatku senantiasa ada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan ifthor dan mengakhirkan sahur“. (Hr. Ahmad : 20350)

c. Menaham diri dari makan, minum, jima` dan hal yang membatalkan lainnya. Serta berusaha dengan keras menjaga diri dari kema`siatan.

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ اْلأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى الَّيْلِ

dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam. (QS. Al Baqoroh [2] : 187)

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan amalan keji, maka Alloh tidak membutuhkan lagi upayanya yang meninggalkan dan minumannya“. (Hr. Al Bukhori : 1770)

d. Ifthor dan menyegerakannya.

e. Berdo`a ketika ifthor.

ذَهَبَ الظَّمَأُ ، وَابْتَلَّتِ اْلعُرُوْقُ ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan dan semoga tetaplah pahala insya Alloh“. (Hr. Abu Daud : 2375)

f. Memberikan ifthor kepada orang yang shoum.

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Barangsiapa yang memberikan ifthor kepada orang yang shoum, niscaya baginya seperti pahala orang yang shoum tanpa dikurangi dari pahala shoumnya sedikitpun“. (Hr. At Tirmidzi : 735)

2. Amalan Ramadhan Qiyamullail (Tarawih)

Rosululloh saw bersabda :

قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang bangun malam di bulan Romadhon karena iman dan mencari ridho Alloh, niscaya akan diampuni baginya dosa-dosa yang telah lalu“.  (Hr. Al Bukhori : 56)

3. Amalan Ramadhan Durus Al Qur`an dan Infaq (Shodaqoh)

Rosululloh saw bersabda :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Rosululloh saw adalah manusia yang paling dermawan. Beliau lebih amat dermawan di bulan Romadhon saat beliau ditemui oleh Jibril. Beliau saw ditemui oleh Jibril setiap malam di bulan Romadhon, lalu beliau mentadaruskan Al Qur`an dengannya. Rosululloh saw memiliki kedermawanan pada kebaikan lebih dari angin yang berhembus“. (Hr. Al Bukhori : 5 dan Muslim : 4268)

5. Amalan Ramadhan dengan I`tikaf di dalam Masjid untuk beribadah (sholat, membaca al Qur`an, dzikir, do`a dll).

Ibnu Umar rda berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ

Rosululloh saw beri`tikaf 10 malam terakhir di bulan Romadhon“. (Hr. Al Bukhori : 1885)

6. Amalan Ramadhan dengan memberikan Zakat Fithr

Ibnu `Umar rda berkata :

أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِزَكَاةِ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ

Nabi saw memerintahkan zakat Fithr satu sho` kurma atau satu sho` kacang sya`ir“. (Hr. Al Bukhori : 1411 dan Muslim : 1638)

7. Amalan Ramadhan dengan Beribadah dan Berdoa serta membangunkan keluarganya untuk beribadah di sepanjang malam Lailatul Qodar.

Rosululloh saw bersabda kepada `Aisyah di malam al qodar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

ya Alloh, sesungguhnya Engkau Maha Pema`af lagi Pemurah, Engkau Mencintai ma`af, maka ma`afkanlah aku“. (Hr. At Tirmidzi : 3435)

`Aisyah rda berkata :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

Nabi saw jika memasuki 10 terakhir bulan Romadhon, beliau tidak berhubungan dengan isterinya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya“. (Hr. Al Bukhori : 1884 dan Muslim : 2008)

  1. jumbo entry you’ve procure

Leave a Reply

Silahkan berkomentar,tapi jangan nyepam!
AMALAN AMALAN RAMADHAN